Tribun Timur | Kamis, 22 Januari 2009 | 15:09 WITA

Makassar, Tribun – Heboh buku Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis berimbas ke Toko Buku Gramedia Panakkukang, Makassar, Kamis (22/1).

“Luar biasa. Kami baru buka toko, dalam 30 menit pertama, sudah laris 10 buku,. Hingga pukul 1 siang, sudah 20 buku,” kata Store Manager Toko Buku Gramedia Yohannes Beda kepada Tribun.

Gramedia sendiri sudah mulai memasarkan buku ini sejak dua hari lalu. Namun permintaan atas buku itu sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Demi mengantisipasi permintaan pasar, Gramedia sudah meminta tambahan stok hingga 100 eksempelar. Apalagi ada permintaan pelanggan yang memesan 20 buku sekaligus melalui telepon.

Buku hasil disertasi Muhlias Hadrawi ini diterbitkan Penerbit Ininnawa. Buku ini di Gramedia dijual seharga Rp 55 ribu per eksemplar.

Yohannes menegaskan, kemungkinan buku ini akan masuk jajaran buku lokal pertama yang masuk daftar buku terlaris di Gramedia Panakkukang.

“Kalau dalam konteks buku lokal, isi lokal, penulis lokal, dan penerbit lokal, buku Assikalaibineng ini merupakan buku pertama yang terlaris sepanjang toko ini hadir di Makassar,” kata Yohannes yang kerepotan mengucapkan Assikalaibineng.

“Assikalaibineng itu apa ya?” tanya Beda.

“Tentang cara berhubungan intim dengan istri, bukan yang lain.”

“Oo…ngerti, ngerti.”(*)

[laporan Amir PR; denapada@gmail.com]

Advertisement